PEMALANG - Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman lima orang sekeluarga korban kecelakaan maut di KM 290 Tol Tegal, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026).
Kelima korban dimakamkan di kampung halaman mereka di Desa Bulu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Ratusan warga turut mengantar iring-iringan lima keranda menuju tempat pemakaman umum yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah duka.
Tangis keluarga dan warga pecah sepanjang perjalanan. Suasana haru semakin terasa saat kelima jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan di rumah duka di Dusun Peron, Kelurahan Petarukan. Adapun identitas korban yakni Gunawan (42), Devi Agustina (33), serta tiga anak mereka: Narendra Dewan Gaozan (9), Nafisah Maisaroh (11), dan Nurel Arshaka Sachio (3).
Keluarga tersebut diketahui merupakan pemudik dari Bekasi yang hendak pulang ke kampung halaman di Pemalang untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Namun perjalanan mudik mereka berakhir tragis. Mobil yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang bus yang tengah berhenti di bahu jalan di KM 290 Tol Tegal.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Ayah Gunawan, Tahlani, mengaku sempat dihubungi oleh putranya sebelum kejadian. Saat itu, ia berpesan agar berhati-hati selama perjalanan mudik. Tahlani sendiri tengah bekerja di Batam saat kabar duka tersebut datang.
Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, turut hadir dan mengantar langsung jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pemerintah daerah juga memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk belasungkawa. Sementara santunan dari Jasa Raharja masih dalam proses pencairan.
Diketahui, keluarga Gunawan rutin pulang kampung setiap tahun untuk merayakan Lebaran dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Tegal masih menangani kasus kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengemudi mengantuk sehingga kendaraan menabrak bus yang sedang berhenti di bahu jalan.
(Awaludin)