Air Mengalir, Kehidupan Tumbuh: Mari Bijak Gunakan Air!

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 22 Maret 2026 18:53 WIB
Curug Leuwi Hejo (Foto: Instagram @arrumimanto)
Share :

“Air adalah kehidupan, dan makanan adalah air. Lebih dari 95 persen makanan kita diproduksi menggunakan air tawar, oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk melihat produksi pangan melalui lensa ketersediaan dan keberlanjutan air,” tulis FAO dalam laporan Water is Life, Food is Water: Sustaining Water and Ensuring Food for the Future,” dikutip Minggu (22/3/2025).

Dari Krisis Air, Menjadi Krisis Kemanusiaan

Masalah air ternyata bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal kemanusiaan. Di banyak negara, perempuan menjadi pihak yang paling terdampak. Mereka memikul tanggung jawab utama dalam mengumpulkan air bagi keluarga. Ketika akses air sulit, kesempatan mereka untuk belajar, bekerja, bahkan beristirahat ikut terenggut.

Secara global, lebih dari 1 miliar perempuan masih belum memiliki akses terhadap layanan air minum yang aman. Situasi ini membuat krisis air tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kesetaraan dan keadilan sosial.

Selain akses air bersih, persoalan sanitasi juga memperparah krisis kemanusiaan ini. Tanpa fasilitas sanitasi yang layak, perempuan rentan terhadap risiko kesehatan, rasa tidak aman, hingga kehilangan martabat. Krisis air dan sanitasi saling berkaitan, menciptakan lingkaran ketidakadilan yang terus menghambat kualitas hidup dan masa depan.

Air bersih dan sanitasi sejatinya adalah fondasi utama kehidupan yang layak. Ketika keduanya tidak terpenuhi, dampaknya meluas jauh melampaui kesehatan fisik, menyentuh aspek pendidikan, ekonomi, hingga keamanan individu. Ketiadaan air bersih membuat sanitasi menjadi tidak mungkin dijalankan dengan baik, sementara buruknya sanitasi memperbesar risiko penyakit dan memperdalam kemiskinan. Dalam kondisi ini, Masyarakat, terutama kelompok rentan dapat terjebak dalam siklus krisis yang terus berulang. Inilah yang menjadikan persoalan air dan sanitasi bukan sekadar isu teknis, melainkan inti dari krisis kemanusiaan yang menyangkut hak hidup, martabat, dan masa depan manusia.

Air dan Masa Depan Anak-anak

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya