JAKARTA – Serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan menargetkan fasilitas energi di Provinsi Isfahan, Iran, serta Kota Khorramshahr di barat daya, menurut laporan media Iran.
Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan produktif dengan Teheran dan mengatakan akan menunda serangan ke fasilitas energi Iran selama lima hari.
“Saya telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda semua serangan militer… selama lima hari,” tulisnya di media sosial, sebagaimana dilansir AP.
Iran membantah klaim Trump tersebut, menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan dengan AS.
“Tidak ada pembicaraan antara Teheran dan Washington,” demikian dilaporkan Kantor Berita Mehr, mengutip Kementerian Luar Negeri Iran. Ditambahkan bahwa pernyataan Trump adalah bagian dari upaya “untuk menurunkan harga energi.”
Iran mengakui bahwa negara-negara di kawasan telah mengusulkan inisiatif untuk mengurangi ketegangan.