Sekadar informasi, Panti Wreda Salam Sejahtera yang berdiri sejak 1996 itu saat ini menampung 45 lansia dengan dukungan sekitar 38–40 tenaga kerja, termasuk caregiver, perawat, dan staf operasional.
Dalam operasional sehari-hari, panti menerapkan pola aktivitas terstruktur bagi penghuni, mulai dari kegiatan fisik, terapi, hingga aktivitas sosial seperti berkebun dan seni untuk menjaga kesehatan mental dan fisik lansia.
Anna menegaskan, pihaknya juga memastikan aspek kesehatan menjadi prioritas melalui pemantauan rutin oleh tenaga medis serta pengawasan ketat terhadap konsumsi obat.
Ia menambahkan, momentum kasus di Oktober 2025 tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan standar pelayanan berbasis HAM di sektor sosial, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.
“Kami ingin para lansia tetap aktif, sehat, dan bahagia. Itu yang menjadi fokus utama kami,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )