JAKARTA – Pemimpin senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menantang Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan invasi darat, dengan menegaskan bahwa Teheran siap menghadapinya. Tantangan itu disampaikan di tengah laporan yang menunjukkan Presiden Donald Trump tengah mengerahkan ribuan pasukan AS ke Timur Tengah, diduga sebagai sinyal invasi darat ke Iran.
“Selama bertahun-tahun, kami telah menunggu masuknya Amerika ke titik-titik yang telah ditentukan, dan selama lebih dari dua dekade, kami berlatih dengan strategi perang asimetris untuk momen ini,” katanya dalam unggahan di X. “Sekarang, kami hanya memiliki satu pesan untuk tentara Amerika: Mendekatlah.”
Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan Iran pada doktrin perang nonkonvensional, yang memprioritaskan penguasaan medan, operasi terdesentralisasi, dan serangan terarah dibandingkan pertempuran konvensional.