JAKARTA - Korps Lalu Lintas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran gelombang kedua terjadi pada Sabtu (28/3/2026).
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho, mengatakan kepolisian telah menyiagakan personel serta skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah timur.
“Diperkirakan puncak arus balik,” ujar Agus di KM 48 Tol Jakarta–Cikampek Toll Road.
Agus menjelaskan, sistem one way tahap pertama dan kedua di sejumlah titik masih diberlakukan dan belum dicabut.
Menurutnya, skema tersebut dipertahankan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan arus kendaraan, khususnya dari wilayah Jawa Tengah.
“Pagi ini sudah dilakukan clearance, sehingga contra flow tidak lagi diberlakukan karena arus mulai landai. Namun, one way tahap pertama dan kedua masih kami lanjutkan,” jelasnya.
Polri juga membuka kemungkinan memperluas rekayasa lalu lintas menjadi one way nasional atau tahap tiga, bergantung pada perkembangan volume kendaraan.
“Besok kemungkinan one way tahap tiga akan kami perpanjang, apakah sampai KM 414 menjadi one way nasional arus balik tahap kedua, atau menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” kata Agus.
Ia menambahkan, keputusan akhir akan diambil berdasarkan data jumlah kendaraan yang melintas pada pagi hari.
(Awaludin)