Adapun terkait MLFF, kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, proyeknya tetap berjalan meski ada kendala yang harus melibatkan antarkementerian dan lembaga serta stakeholder lainnya. MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016.
Perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) yang menggarap proyek tersebut. Sedangkan pendanaan sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai USD300 juta atau setara Rp4,65 triliun.
“MLFF itu tetap berproses. Ada sedikit masalah teknis dan nonteknis, tetapi itu sudah dibereskan semua. Namun karena melibatkan banyak pihak, tentu perlu waktu untuk merapikannya,” katanya.
(Arief Setyadi )