JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya pasukan perdamaian di Lebanon, termasuk tiga prajurit TNI yang meninggal dunia akibat serangan Israel di wilayah tersebut. Salah satu prajurit yang gugur diketahui merupakan kader Muhammadiyah.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam. Kami mengutuk segala bentuk kekerasan dan penindasan,” ujar Haedar saat menyampaikan tausiyah Syawalan dalam rangkaian Silaturahmi Idulfitri 1447 H PP Muhammadiyah di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, kader Muhammadiyah asal Kulon Progo, Yogyakarta. Muhammadiyah juga mengecam segala bentuk kekerasan dan penindasan yang dilakukan Israel.
“Ini menunjukkan cita-cita besar peradaban modern belum sepenuhnya tercapai. Sekecil apa pun peran kemanusiaan tetap penting untuk menjaga peradaban,” tuturnya.