Dalam konteks kebangsaan, Haedar menegaskan pentingnya berpegang pada keputusan Tanwir Makassar 2015 tentang Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi wa Syahadah. Menurutnya, Muhammadiyah akan tetap berada di garis Negara Pancasila dengan menjaga nilai kebangsaan, agama, dan kebudayaan.
Ia menambahkan, Muhammadiyah harus terus berperan dalam mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa serta bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat.
“Indonesia sebagai negara dengan dasar Pancasila harus kita jaga sebagai hasil konsensus nasional. Muhammadiyah harus terus mengawal bangsa agar menuju Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.
(Awaludin)