Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 13 April 2026 21:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin (foto: Biro Pers Kepresidenan)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

Putin menegaskan, bahwa kunjungan Prabowo memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika global saat ini.

“Kami melihat bahwa kunjungan Yang Mulia memiliki makna yang sangat besar dan penting, terutama dalam situasi dan perkembangan dunia saat ini, serta dalam peningkatan kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi,” ujar Putin.

Putin menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia terus berkembang secara konsisten dan semakin substansial, terutama setelah disepakatinya deklarasi kemitraan strategis pada 2025.

“Saya sangat senang bahwa kita melaksanakan langkah-langkah yang memberikan makna dan isi yang cukup besar dalam hubungan kedua negara kita,” katanya.

Lebih lanjut, Putin menyoroti perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. Ia menyebut nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan signifikan hingga 12 persen.

“Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami memiliki berbagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan perhatian besar pada komisi bersama antarpemerintah, dan berharap dalam pertemuan ini kita dapat mencari solusi untuk terus meningkatkan kemitraan kedua negara,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Putin menegaskan bahwa kedua negara terus memprioritaskan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis.

“Antara lain, kita berbicara mengenai kerja sama di bidang energi, antariksa, pertanian, industri, serta farmasi. Kami juga memberikan perhatian besar pada kerja sama di bidang humaniter, termasuk pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Putin menyoroti eratnya koordinasi antara kementerian luar negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional.

Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang baru bagi pengembangan kerja sama, termasuk dengan Uni Ekonomi Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, dan hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal yang sama juga berlaku dalam kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya