Dalam kesempatan tersebut, Putin menegaskan bahwa kedua negara terus memprioritaskan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis.
“Antara lain, kita berbicara mengenai kerja sama di bidang energi, antariksa, pertanian, industri, serta farmasi. Kami juga memberikan perhatian besar pada kerja sama di bidang humaniter, termasuk pendidikan,” ujarnya.
Selain itu, Putin menyoroti eratnya koordinasi antara kementerian luar negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional.
Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang baru bagi pengembangan kerja sama, termasuk dengan Uni Ekonomi Eurasia.
“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, dan hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal yang sama juga berlaku dalam kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.
(Awaludin)