Setelah kondisi korban berangsur membaik, tangisan mulai mereda dan tubuhnya menghangat. Selanjutnya, balita tersebut diserahkan kepada tim medis untuk penanganan lebih lanjut. Meski proses evakuasi sempat terkendala cuaca ekstrem dan medan yang licin, korban akhirnya berhasil diselamatkan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, bahwa balita malang itu kini sudah berada di rumah dalam keadaan selamat.
"Balita sudah turun dari Basecamp Perantunan dan dibawa pulang oleh orang tuanya. Kondisinya selamat," ujar Bergas dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
(Awaludin)