“Pada pukul 15.25 WIB, Heli Super Puma TNI AU kembali ke Lanud Supadio. Hasil pemantauan ditemukan serpihan yang diduga ekor pesawat Helikopter Airbus H130 PK-CFX pada jarak kurang lebih 3 kilometer ke arah barat dari titik awal hilang kontak,” ujar Syafii.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada tim darat yang masih berupaya mencapai lokasi, meski terkendala medan yang sulit.
Hingga kini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, perangkat desa, serta potensi SAR Kabupaten Sintang terus berupaya menembus titik koordinat pancaran sinyal ELT.
Diketahui, helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang. Kru helikopter yakni pilot Captain Marindra W. dan EOB Harun Arasyid, sementara enam penumpang masing-masing bernama Patrick K., Victor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito.
(Arief Setyadi )