Dari jumlah itu, wilayah Jakarta Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan tangkapan mencapai lebih dari 3,5 ton dalam satu hari.
“Dalam satu hari pembersihan, khususnya di Jakarta Selatan terkumpul lebih dari 3,5 ton, total hampir 6,5 ton,” jelas Pramono.
Ia menegaskan, penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa dilakukan secara parsial. Oleh karena itu, kegiatan penangkapan akan dilakukan secara rutin dan terstruktur melalui pembentukan PPSU khusus.
“Ini tidak bisa dilakukan parsial, kami akan lanjutkan secara berkala,” tegasnya.
Pemprov DKI berharap langkah ini dapat mengendalikan populasi ikan sapu-sapu sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.
(Awaludin)