Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan bagian dari mitigasi risiko operasional yang terukur, terutama untuk mencegah potensi gangguan layanan akibat faktor kesehatan pekerja.
"Dengan memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjaga agar operasional LRT Jabodebek tetap aman, andal, dan konsisten dalam melayani masyarakat setiap hari,” katanya.
Melalui kebijakan ini, LRT Jabodebek menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan, tidak hanya dari sisi teknologi dan infrastruktur, tetapi juga kesiapan SDM.
(Awaludin)