Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Sebut Dipicu Dendam Kematian 2020 di Bekasi

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Senin 20 April 2026 13:33 WIB
Kasus penusukan (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Polisi menyatakan bahwa motif pelaku penusukan terhadap Agrapinus Rumatora alias Nus Kei dilatarbelakangi aksi balas dendam.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, mengungkapkan bahwa dendam tersebut diduga berkaitan dengan kasus tewasnya saudara para pelaku pada tahun 2020.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, motifnya adalah balas dendam. Kedua pelaku menaruh dendam karena korban, Nus Kei, diduga sebagai otak di balik pembunuhan saudara mereka, Fenansius Wadanubun alias Dani Holat, yang terjadi pada tahun 2020 di Jakarta, tepatnya di samping Apartemen Metro Galaxy Kalimalang, Bekasi,” kata Rositah kepada awak media, Senin (20/4/2026).

Rositah sebelumnya membenarkan adanya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Agrapinus Rumatora alias Nus Kei pada Minggu, 19 April 2026.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan sampai ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini, kondisi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ujarnya.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Saat itu, korban baru tiba menggunakan pesawat dari Jakarta.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” jelasnya.

Korban sempat dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun, tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka yang dialami.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya