JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan duka cita mendalam atas kembali gugurnya prajurit TNI, yang tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan. Hingga kini, total empat prajurit gugur dalam misi perdamaian tersebut.
Praka Rico Pramudia, yang sebelumnya mengalami luka berat dalam insiden pada 29 Maret 2026, dinyatakan gugur pada Jumat (24/4/2026). Almarhum sebelumnya mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut.
“Almarhum Praka Rico Pramudia merupakan prajurit yang bertugas sebagai Tabakpan 1/C Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, dan sehari-hari berdinas sebagai Taban SO RU 1 Ton 2 Kipan A Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah,” tulis Kadispenad, Brigjen TNI Donny Pramono, Sabtu (25/4/2026).
TNI memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi para prajurit dalam menjalankan tugas sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Saat ini, proses pemulangan jenazah tengah dilaksanakan.
“Pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” sambungnya.