JAKARTA – Pasukan TNI menembak mati Komandan KKB/OPM Jeki Murib Danops di Kampung Pinapa Distrik Omukia, Puncak, Papua Tengah. Pelaku selama ini melakukan berbagai aksi kekerasan di wilayah Puncak dan Mimika.
Pelaku dan kelompoknya sempat melakukan penyanderaan terhadap 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura, beberapa waktu lalu. Selain itu, Jeki juga melakukan pembunuhan dan penganiayaan terhadap pekerja pembangunan puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, penembakan di Bandara Aminggaru.
Selanjutnya, penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura serta melukai satu orang warga sipil di jalur tambang MP. 50 dan penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg serta menyerang aparat Polri yang melakukan evakuasi terhadap korban.
“Aksi OPM tersebut menimbulkan ketakutan dan mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk menghambat roda perekonomian dan aktivitas masyarakat,” ujar Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, Rabu (29/4/2026).
Penindakan ini kata dia merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.
“Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 yang menekankan pendekatan terpadu antara keamanan dan kesejahteraan, dengan prioritas utama pada perlindungan masyarakat dan percepatan pembangunan di Papua,” ujarnya.
Wirya menjelaskan, operasi ini dilaksanakan secara terukur, profesional, dan humanis, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sipil serta didukung oleh tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di hutan, mari hentikan kekerasan. Kembalilah ke tengah masyarakat, tinggalkan jalan separatisme, dan bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )