“Tahun 1984, 1985, dan 1986 ada,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tulisan tersebut sengaja dibuat oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) sebagai tanda keamanan.
“Karena ini dibuat oleh Perum Peruri, watermark security index-nya memang dibuat oleh Perum Peruri,” ujarnya.
“Jadi ijazah yang dicetak oleh UGM memiliki variasi tanda pengaman. Untuk ‘gadhaj adam’ ini termasuk salah satu security index,” sambungnya.
(Awaludin)