Kecelakaan tersebut diduga terjadi saat bus ALS dari arah Lubuklinggau menuju Jambi, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), masuk ke jalur berlawanan sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju Lubuklinggau.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang mobil Seleraya meninggal dunia akibat terbakar di dalam kendaraan. Sementara itu, pengemudi bus ALS juga meninggal dunia, sedangkan jumlah pasti korban penumpang masih belum diketahui.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa awalnya bus ALS yang berisi diduga belasan orang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi.
"Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang. Sesampainya di TKP, diduga bus ALS masuk ke jalur berlawanan sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut," katanya, Rabu (6/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, kata Iin, pengemudi dan penumpang mobil tangki BBM meninggal dunia terbakar di dalam kendaraan. "Untuk pengemudi mobil bus ALS meninggal dunia, untuk penumpang bus masih kami data total korban yang meninggal dunia. Masih dicari basis data penumpang," ujarnya.
(Arief Setyadi )