Serangan Rudal dan Drone Iran Bombardir UEA, Trump Sebut Gencatan Senjata Masih Berlaku

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 08 Mei 2026 14:36 WIB
Serangan dilaporkan menyasar beberapa lokasi di Dubai.
Share :

JAKARTA – Serangan rudal dan drone Iran membombardir Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (8/5/2026) pagi di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz. Kementerian Pertahanan UEA mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara negara itu "secara aktif terlibat" menangkal serangan tersebut.

Kementerian tersebut menyarankan warga untuk tidak mendekati, memotret, atau menyentuh "puing atau pecahan apa pun yang jatuh sebagai akibat dari pencegatan udara yang berhasil", demikian dilaporkan Arab News

Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional meskipun ada perjanjian gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat yang sebagian besar telah berlaku sejak 8 April.

Beberapa jam sebelumnya, militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mencegat serangan Iran terhadap tiga kapal Angkatan Laut di Selat Hormuz pada Kamis (7/5/2026) malam dan melakukan serangan terhadap fasilitas militer Iran yang terkait dengan serangan terhadap pasukan Amerika.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa pasukan AS mencegat "serangan Iran yang tidak beralasan" dan menanggapi dengan serangan pertahanan diri. Militer AS mengatakan tidak ada kapal yang terkena dan menekankan bahwa mereka tidak mencari eskalasi, tetapi "tetap berada di posisi dan siap untuk melindungi pasukan Amerika."

Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa gencatan senjata masih berlaku meskipun terjadi kekerasan terbaru.

UEA menjadi sasaran utama selama enam minggu pertama perang AS-Israel dengan Iran, yang dimulai pada 28 Februari ketika Washington dan Israel melancarkan serangan terhadap target Iran.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya