Di Hadapan Presiden Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 15:58 WIB
Di Hadapan Presiden Prabowo, Kapolri Pamer Panen Jagung  1,23 Juta Ton (tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 

"Pada 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112  hektare dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton," kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Sigit, hasil itu turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025 sebesar 6,74 persen atau 1,8  juta ton. 

Sigit melanjutkan, guna mencapai target selanjutnya terdapat potensi lahan tahun 2026 seluas 1,37 juta hektare yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Adapun, pada 8 Januari 2026, kami telah melakukan Panen Raya Kuartal I pada lahan seluas 91 ribu hektare dengan hasil panen mencapai 884.129 ton," ujar Sigit. 

Selanjutnya pada hari ini, dengan dipimpin Presiden, Sigit menyebut bakal melaksanakan panen raya jagung serentak Kuartal II pada lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai 1,23 juta ton.

"Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Adapun, koperasi membeli dari petani seharga Rp6.500/kg, dan dijual ke Malaysia dengan harga Rp7.000/kg. Dengan demikian, diperoleh margin keuntungan sebesar Rp500/kg," ujar Sigit. 

 

Secara khusus di Kabupaten Tuban, Sigit menjelaskan, bakal melakukan panen raya pada lahan seluas 101,5 hektar yang merupakan lahan Perhutanan Sosial. Ini berasal dari lahan empat Gapoktan yaitu KTH Wono Lestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wono Mulyo, dan lahan PT Semen Indonesia.

"Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton, dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah, dan menjaga stabilitas pasokan," tutur Sigit. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya