Kapolri menambahkan secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan lahan perhutanan sosial. Lahan tersebut berasal dari empat kelompok pengelola, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, dan lahan PT Semen Indonesia.
“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” ujar Kapolri.
Kegiatan panen raya jagung serentak tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor bagi hasil pertanian Indonesia. Dukungan terhadap modernisasi alat pertanian dan penguatan koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa di berbagai daerah.
(Arief Setyadi )