Hantavirus Muncul di Jakarta, Dinkes DKI: 3 Kasus Positif dan 6 Suspek Dipantau

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 18 Mei 2026 13:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
Share :

Dinkes juga telah menyiapkan tim gerak cepat yang akan bergerak apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan. Selain memantau kasus, Dinkes DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pola penularan Hantavirus.

Dijelaskan, penularan paling utama terjadi melalui inhalasi aerosol, yakni ketika partikel dari kotoran, air liur, maupun urine tikus yang terinfeksi mengering lalu bercampur dengan udara dan terhirup manusia.

“Yang paling utama melalui inhalasi aerosol. Jadi, dari kotoran tikus, air liur, maupun urinenya, ketika mengering lalu bercampur dengan partikel udara, itu bisa terhirup oleh kita,” jelasnya.

Selain melalui udara, penularan juga dapat terjadi lewat kontak langsung dengan sekresi tikus maupun gigitan tikus yang terinfeksi. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan gudang, area lembap, atau tempat yang banyak ditemukan tikus dan kotorannya.

Dinkes mengimbau agar area tersebut tidak dibersihkan dalam kondisi kering karena berisiko membuat partikel virus beterbangan di udara.

“Dipastikan ventilasinya bagus, kemudian jangan dibersihkan dalam keadaan kering. Jadi, harus disemprot dulu dengan disinfektan. Kalau di rumah, bisa menggunakan cairan pemutih sebelum membersihkan kotorannya,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya