JAKARTA - Selain aksi guru honorer, puluhan pengemudi ojek online (ojol) juga menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (20/5/2026) siang. Aksi mereka sempat memanas setelah massa mencoba menutup Jalan Arteri Gatot Subroto.
Ketegangan bermula ketika orator meminta massa aksi menutup ruas Jalan Gatot Subroto. Mobil komando kemudian bergerak mendekati badan jalan yang saat itu sudah mengalami kemacetan parah.
Puluhan pengemudi ojol yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Online Indonesia (Sepoi) kemudian merangsek ke jalan raya. Namun, aparat kepolisian yang berjaga langsung melakukan blokade agar massa tidak menutup akses jalan.
Dalam aksinya, para pengemudi ojol berteriak meminta polisi tidak bersikap represif dan membiarkan mereka melakukan penutupan jalan.
Kemacetan di kawasan tersebut pun semakin parah karena kendaraan hanya dapat melintas secara bergantian. Sementara itu, petugas kepolisian terus mengimbau pengendara untuk tetap melanjutkan perjalanan tanpa berhenti agar jalan tidak sepenuhnya ditutup massa.
Setelah bersitegang sekitar 30 menit dan gagal menutup jalan, massa ojol akhirnya mundur kembali ke dekat pagar Gedung DPR/MPR RI untuk melanjutkan aksi dan menyampaikan tuntutan mereka.
Di sisi lain, para guru honorer yang juga menggelar aksi di lokasi tampak menjauh saat ketegangan terjadi. Mereka memilih melantunkan selawat yang dipimpin orator dari atas mobil komando.
(Awaludin)