Kemacetan di kawasan tersebut pun semakin parah karena kendaraan hanya dapat melintas secara bergantian. Sementara itu, petugas kepolisian terus mengimbau pengendara untuk tetap melanjutkan perjalanan tanpa berhenti agar jalan tidak sepenuhnya ditutup massa.
Setelah bersitegang sekitar 30 menit dan gagal menutup jalan, massa ojol akhirnya mundur kembali ke dekat pagar Gedung DPR/MPR RI untuk melanjutkan aksi dan menyampaikan tuntutan mereka.
Di sisi lain, para guru honorer yang juga menggelar aksi di lokasi tampak menjauh saat ketegangan terjadi. Mereka memilih melantunkan selawat yang dipimpin orator dari atas mobil komando.
(Awaludin)