YAHUKIMO - Kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Mayor Kopitua Heluka melakukan penyerangan terhadap pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sebanyak 8 warga tewas dalam peristiwa itu.
Komando Operasi (Koops) TNI Habema segera menyiapkan langkah evakuasi terhadap korban pembunuhan yang diduga dilakukan KKB Papua tersebut.
KKB menuding para korban sebagai aparat keamanan yang menyamar. Namun, Koops TNI Habema menegaskan bahwa seluruh korban merupakan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas.
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan, sebagai tindak lanjut, Koops TNI Habema telah menyiapkan personel dan dukungan pesawat heli untuk mempercepat proses evakuasi korban dari lokasi kejadian. Selain itu, aparat keamanan juga akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ujarnya Kamis (21/5/2026).
Dia menambahkan, tindakan pembunuhan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia (HAM).
“Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” katanya.