Pada Rabu, tim penyelamat mulai kembali bekerja di lokasi setelah operasi drone dan penilaian struktur mengurangi kekhawatiran terhadap kondisi tangki yang rusak.
Sebelumnya diperkirakan masih terdapat sekitar 90 ribu galon bahan di dalam tangki, namun hasil pengamatan lanjutan menunjukkan jumlahnya kemungkinan hanya sekitar 25 ribu galon.
Tangki tersebut berisi cairan putih berupa campuran kimia sangat basa yang digunakan dalam proses pembuatan kertas. Goldstein mengatakan sekitar 550 ribu galon material keluar dari tangki setelah kebocoran terjadi.
Pemantauan lingkungan kini dilakukan oleh pejabat lokal, Departemen Ekologi Negara Bagian Washington, dan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA). Pengujian mengonfirmasi material terkontaminasi telah masuk ke Sungai Columbia pada Selasa.
Evaluasi lanjutan masih dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pencemaran terhadap lingkungan.
Direktur layanan dukungan Nippon Dynawave Packaging, Brian Wood, mengatakan sistem pemantauan perusahaan mendeteksi dua lonjakan material dengan kadar pH tinggi mengalir menuju Sungai Columbia, masing-masing saat kejadian awal dan beberapa jam setelahnya.