Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2026 10:57 WIB
Iran akan menggelar upacara pemakaman untuk mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Share :

TEHERAN – Iran akan menggelar upacara pemakaman bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari. Upacara pemakaman ini akan diadakan di Teheran, Qom, dan Mashhad, kata seorang pejabat senior kota pada Selasa (2/6/2026).

Mohammad Amin Tavakkoli-Zadeh, wakil wali kota Teheran untuk urusan sosial dan budaya, mengatakan pihak berwenang sedang mempersiapkan antara 15 juta dan 20 juta peserta di ibu kota, menurut kantor berita IRNA milik negara Iran.

Ia mengatakan Khamenei akan dimakamkan di makam Imam Reza di kota Mashhad di timur laut, sesuai dengan wasiatnya dan rekomendasi dari orang-orang terdekatnya.

Tavakkoli-Zadeh mengatakan permintaan dari provinsi-provinsi di seluruh Iran untuk menyelenggarakan upacara pemakaman dan peringatan terus berlanjut dan bahwa acara tersebut kemungkinan akan diadakan pada akhir Zulhijah, bulan ke-12 dalam kalender Islam.

Dia menambahkan bahwa upacara perpisahan telah direncanakan selama tiga hari dan prosesi pemakaman di Teheran akan berlangsung setidaknya selama 24 jam.

Menurut pejabat tersebut, Mashhad diperkirakan akan menerima banyak pengunjung dari negara-negara tetangga, termasuk Pakistan, Afghanistan, India, dan Bangladesh, serta wilayah Kashmir.

Tavakkoli-Zadeh mengatakan pemakaman tersebut akan menjadi yang terbesar dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, menarik pelayat dari seluruh dunia Muslim.

 

Ketegangan regional meningkat pada akhir Februari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk Khamenei dan komandan militer senior serta pejabat pemerintah.

Iran menanggapi dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan aset yang terkait dengan AS di wilayah Teluk, sekaligus menutup Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak global yang penting.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan mulai berlaku pada 8 April, tetapi pembicaraan selanjutnya di Islamabad gagal menghasilkan penyelesaian permanen. Kedua pihak sejak itu telah bertukar proposal dan kontraproposal yang bertujuan untuk melanjutkan negosiasi langsung dan mengakhiri konflik.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya