Setelah kendaraan berhasil dihentikan, keributan kembali terjadi dan berujung pada aksi pengrusakan mobil serta luka yang dialami pengemudi Fortuner. Sopir kemudian melarikan diri ke arah Tanah Abang sebelum akhirnya berhenti di lokasi kejadian.
Polisi yang menerima laporan langsung mengamankan situasi. Bhabinkamtibmas Kebon Kacang, Aiptu Suhartono, membawa pengemudi Fortuner beserta kendaraannya ke Polsek Metro Tanah Abang guna menghindari keributan yang lebih besar.
Namun, setibanya di kantor polisi, pengemudi Fortuner disebut tidak kooperatif. Ia menolak membuat laporan, menjalani visum, maupun mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya.
“Pengendara Fortuner saat ditanya menjawab ngelantur dan masih marah-marah serta tidak mau membuat laporan, tidak mau visum maupun diobati lukanya,” kata Dhimas.
Tak lama kemudian, pihak keluarga datang ke Polsek Metro Tanah Abang dan membawa pulang pengemudi beserta mobilnya untuk menjalani perbaikan secara mandiri. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.
(Awaludin)