Menurut Saurlin, korban tambahan warga sipil adalah seorang anak yang tertembak di dada usai menjalani perawaran di Rumah Sakit Mulia.
"Meninggal setelah beberapa minggu dirawat, sehingga menambah jumlah korban menjadi 12 orang," ucap Saurlin.
Komnas HAM sendiri sudah melakukan pemantauan langsung ke lokasi kejadian. Kemudian juga telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
"Dan kemudian setelah itu kita sudah meminta keterangan beberapa pihak ya, kita sudah meminta keterangan dari para korban dan juga saksi," tuturnya.