JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memastikan arus lalu lintas di Jakarta tetap normal meski ada kunjungan Presiden Jerman ke Indonesia. Penutupan jalan hanya dilakukan secara situasional saat rombongan kenegaraan melintas.
"Ruas jalan mulai dari Halim hingga Semanggi, Sudirman, Thamrin menuju Istana, serta Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal dilakukan rekayasa lalu lintas. Kami perlu menyampaikan kepada masyarakat bahwa penutupan jalur atau jalan dilakukan secara situasional saat rombongan kenegaraan melintas," ujar Budi kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, kunjungan Presiden Jerman berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan rombongan VVIP melintas di sejumlah titik mulai dari Halim Perdanakusuma hingga Istana Negara. Untuk itu, Polri bersama TNI telah menyiapkan pengamanan.
"Ada kegiatan orang, tempat, dan barang yang menjadi prioritas pengamanan. Kunjungan kenegaraan hari ini harus diberikan pelayanan dan pengamanan VVIP," lanjut Budi.
Dia menjelaskan, pengamanan juga dilakukan dari sisi lalu lintas. Rekayasa berupa penutupan jalan hanya dilakukan sesaat sebelum rombongan melintas. Setelah itu, jalan kembali dibuka sehingga tidak berdampak signifikan terhadap kepadatan lalu lintas.
"Jadi sebelum rombongan kenegaraan VVIP melewati jalur, baru akan dilakukan sterilisasi atau penutupan jalan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti sedia kala. Arus lalu lintas diatur secara situasional, yakni hanya saat rangkaian kendaraan melintas," pungkasnya.
(Awaludin)