Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiba di Indonesia, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Akan Temui Prabowo di Istana Merdeka

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 15 Juni 2026 |10:19 WIB
Tiba di Indonesia, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Akan Temui Prabowo di Istana Merdeka
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan istrinya Elke Büdenbender tiba di Jakarta.
A
A
A

JAKARTA - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta dalam rangka kunjungan resminya ke Indonesia pada Senin (15/6/2026). Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Steinmeier tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan pantauan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Steinmeier tiba dan disambut oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Selain itu, ketibaan Presiden Steinmeier dan istrinya, Elke Büdenbender, juga disambut dengan tarian tradisional.

Dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia ini, Presiden Steinmeier bakal bertemu Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan rilis Kantor Presiden Federal Jerman, Steinmeier akan disambut Prabowo melalui upacara militer di Istana Merdeka.

Kedua kepala negara akan membahas upaya memperkuat kerja sama dan hubungan bilateral di berbagai sektor strategis. Beberapa di antaranya di bidang ekonomi dan bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, serta kebudayaan.

Selain itu, Indonesia dan Jerman juga akan menegaskan komitmen bersama dalam mendukung demokrasi, tatanan internasional berbasis aturan, serta penguatan kerja sama multilateral di kawasan Indo-Pasifik.

Setelah agenda kenegaraan di Istana Merdeka, Steinmeier dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal. Di lokasi tersebut, Steinmeier akan berkeliling kompleks masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Steinmeier juga akan melintasi Terowongan Silaturahmi menuju Gereja Katedral Jakarta yang berada tepat di seberang Masjid Istiqlal.

Kunjungan ke dua rumah ibadah tersebut bertujuan untuk melihat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang menjadi salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. Agenda itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi antaragama dalam hubungan kedua negara.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement