Puncak HUT ke-499 Jakarta Digelar di Bundaran HI Sabtu Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintasnya

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Jum'at 26 Juni 2026 07:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta yang digelar pada Sabtu (27/6/2026). Acara bertajuk "Menuju 5 Abad Jakarta" ini akan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan bahwa rekayasa lalin ini akan dilakukan secara situasional dan bertahap pada sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan, mulai pukul 14.00 WIB hingga 23.00 WIB. Hal ini disiapkan guna memastikan rangkaian perayaan berjalan lancar, sekaligus menjaga mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

"Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum," ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Sejumlah ruas jalan yang disiapkan rekayasa lalu lintasnya ialah Jalan Jenderal Sudirman segmen Bundaran HI–Dukuh Atas, Jalan M.H. Thamrin, Jalan M. Mashabi, Jalan Sutan Syahrir segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Imam Bonjol segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep.

"Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya tetap berlaku normal dan masih dapat dilalui," lanjut dia.

Selain rekayasa lalu lintas, sebanyak 475 personel Dishub DKI Jakarta juga akan disebar. Mereka akan membantu pengaturan lalu lintas, pengamanan, hingga pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk mendukung kelancaran acara dan mobilitas masyarakat, Dishub DKI Jakarta menerjunkan 475 personel di lapangan yang akan bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung," lanjut Budi.

 

Budi juga menjelaskan bahwa ada sebanyak 21 titik kantong parkir di sekitar lokasi kegiatan. Masyarakat yang menghadiri acara diimbau untuk tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan dan menggunakan kantong parkir yang telah disediakan.

Lokasi kantong parkir tersebut berada di Pelataran Parkir IRTI Monas, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, Gedung Indosat, Kementerian Pariwisata, Wisma Mandiri, TPE Sabang, Djakarta Theater, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Wisma Nusantara, Mandarin Oriental Hotel, The City Tower, Taman Menteng, Gedung BNI 46, Wisma 46 Outdoor, dan Gedung Wisma 46.

"Secara keseluruhan, kapasitas kantong parkir yang disediakan dapat menampung sebanyak 12.295 mobil, 8.186 sepeda motor, dan 97 bus. Budi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disiapkan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan agar arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan tetap terjaga," tandasnya.

Adapun rute alternatif yang dapat digunakan selama pengaturan lalu lintas berlangsung adalah sebagai berikut:

  1. Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Selatan (Semanggi): Dapat melalui Jalan Hayam Wuruk—Jalan Ir. H. Juanda—putar balik di simpang Jalan Veteran III—Jalan Ir. H. Juanda—Jalan Suryapranoto—Jalan Balikpapan—Jalan Cideng Timur—Jalan KH Mas Mansyur—Jalan Prof. Dr. Satrio—putar balik—Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya.
  2. Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Timur (Tugu Tani): Dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda—Jalan Pos—Jalan Gedung Kesenian—Jalan Lapangan Banteng Utara—Jalan Lapangan Banteng Barat—Jalan Pejambon—Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya.
  3. Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Utara (Harmoni): Dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais—Jalan Medan Merdeka Timur—Jalan Medan Merdeka Utara—Jalan Majapahit dan seterusnya.
  4. Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Barat (Tanah Abang): Dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais—Jalan Medan Merdeka Selatan—Jalan Budi Kemuliaan—Jalan Abdul Muis—Jalan Fachrudin dan seterusnya.
  5. Lalu lintas dari arah Timur (Menteng) menuju Barat (Tanah Abang): Dapat melalui Jalan Imam Bonjol—Jalan Agus Salim—Jalan KH Wahid Hasyim—Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya, atau melalui Jalan Imam Bonjol—Jalan Agus Salim—Jalan Kebon Sirih—Jalan Fachrudin dan seterusnya.
     
  6. Lalu lintas dari arah Selatan (Semanggi) menuju Utara (Harmoni): Dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman—Jalan KH Mas Mansyur—Jalan Cideng Barat—Jalan Suryapranoto dan seterusnya. Alternatif lainnya, dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman—Jalan Karet Pasar Baru Timur III—Jalan Karet Pasar Baru Timur II—Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo—Jalan KH Mas Mansyur—Jalan Cideng Barat—Jalan Suryapranoto dan seterusnya.
  7. Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Stasiun Gambir): Dapat melalui Jalan Abdul Muis—Jalan Budi Kemuliaan—Jalan Medan Merdeka Selatan—Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
  8. Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Tugu Tani): Dapat melalui Jalan Jatibaru Raya—Jalan Kebon Sirih dan seterusnya, atau melalui Jalan Fachrudin—Jalan KH Wahid Hasyim—Jalan Agus Salim—Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya