Penjelasan Istana soal Prabowo Sebut 4 Kali Kalah Pilpres Tak Ganggu Pemegang Mandat

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Sabtu 27 Juni 2026 07:57 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Binti M/Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan maksud pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku empat kali tidak memperoleh mandat dalam pemilihan presiden (Pilpres), namun tidak pernah mengganggu pemimpin yang terpilih.

Menurut Prasetyo, Prabowo ingin menegaskan komitmennya terhadap proses demokrasi dan menghormati hasil pemilu sebagai konsensus bernegara.

Terkait pernyataan Prabowo yang menyebut dirinya empat kali kalah dalam pemilu, Prasetyo meluruskan bahwa istilah yang digunakan Prabowo bukanlah kalah, melainkan belum memperoleh mandat dari rakyat.

"Bukan kalah, belum diberikan mandat. Makanya waktu beliau menyampaikan nggak ada yang tepuk tangan, nggak ada yang ketawa, kita tidak menggunakan bahasa kalah," kata Prasetyo, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, Presiden Prabowo sejak awal memilih menempuh jalur politik sesuai mekanisme demokrasi yang berlaku setelah menjalani kariernya di dunia militer.

"Kalau saudara perhatikan ya, beliau selepas pensiun atau selesai mengabdikan diri di dunia militer, beliau menjadi pengusaha, kemudian karena beliau mengerti memang konsensusnya seperti itu, beliau masuk ke politik. Berjuang melalui jalur politik. Tahun 2004 beliau berjuang melalui Partai Golkar, kemudian tahun 2008 beliau mendirikan partai," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya