Untuk mempermudah penanganan, area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yakni utara, tengah, dan selatan.
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan kebakaran di TPA Jatiwaringin memerlukan metode penanganan khusus karena karakteristiknya menyerupai lahan gambut. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga membara di dalam tumpukan sampah.
"Satgas darat melakukan penyemprotan untuk api di permukaan dan injeksi untuk api di bawah permukaan. Satgas udara melakukan water bombing untuk menjangkau titik api dari atas," ujar Djohan dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, ketersediaan danau atau embung di sekitar lokasi sangat membantu proses pemadaman karena menjadi sumber air bagi helikopter maupun armada darat.
Djohan menambahkan, mulai hari ini operasi pemadaman diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB untuk memaksimalkan proses pembasahan tumpukan sampah.
"Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi menggunakan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah," katanya.