Bocah Perempuan di Bekasi Diduga Kena Peluru Nyasar

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Selasa 07 Juli 2026 16:47 WIB
Ilustrasi peluru nyasar (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di dekat area persawahan.

Korban yang mengeluh kesakitan langsung dievakuasi warga ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Setu Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan korban mengalami luka pada bagian dada.

"(Korban terluka) Di bagian dada," kata Usep, Selasa (7/7/2026).

Melihat korban kesakitan, teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang membantu dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.

"Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temennya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, penyidik menemukan satu benda yang diduga merupakan proyektil senapan angin dan kini dijadikan barang bukti.

Selain itu, penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri dari mana proyektil tersebut berasal serta siapa yang melepaskannya.

"(Barang bukti diamankan) diduga 1 butir proyektil senapan angin," ujarnya.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal peluru yang melukai korban.

Sementara itu, kondisi bocah berusia sembilan tahun tersebut dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis. "Korban saat ini masih dirawat untuk pemulihan di RS Fatmawati Jakarta, dan kondisinya sudah stabil," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya