JAKARTA - Sejumlah ledakan dilaporkan mengguncang beberapa wilayah strategis di Iran, termasuk Pulau Qeshm, Sirik, dan Bandar Abbas, yang berada di sekitar Selat Hormuz. Media pemerintah Iran melaporkan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Amerika Serikat.
Menurut laporan otoritas setempat dan televisi pemerintah Iran, sedikitnya enam ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Sebuah dermaga di pulau tersebut diduga menjadi salah satu sasaran serangan.
Dilansir dari Aljazeera, Rabu (8/7/2026). Ledakan juga mengguncang Sirik, kawasan strategis yang mengawasi jalur pelayaran Selat Hormuz. Laporan awal menyebutkan terjadi antara tujuh hingga sembilan ledakan yang menghantam sejumlah fasilitas, termasuk dermaga komersial dan dermaga perikanan.
Sementara itu, di Bandar Abbas, kota pelabuhan terbesar di Iran, sedikitnya 10 ledakan dilaporkan terdengar di berbagai lokasi. Sasaran serangan diduga meliputi menara telekomunikasi, dermaga perikanan, serta sejumlah fasilitas lainnya.
Pemerintah Iran juga membantah berbagai laporan mengenai dugaan serangan yang dilakukan Teheran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.