Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong TMII, Pengembang Diminta Bertanggung Jawab

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Jum'at 10 Juli 2026 20:20 WIB
evakuasi pekerja tewas digorong-gorong TMII (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Sebanyak tiga pekerja subkontraktor tewas saat melakukan pekerjaan di saluran gorong-gorong di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026. Para pekerja diduga tewas akibat kekurangan oksigen setelah terpapar gas di dalam saluran.

“Kami sangat-sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pekerjaan konstruksi,” kata Komisaris Utama PT PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, Jumat (10/7/2026).

Pascakejadian itu, PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia selaku pengembang untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Perseroan daerah itu juga menginstruksikan PT Moya untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum,” ucapnya.

“PAM Jaya akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali,” sambungnya.

 

Sementara itu, PT Moya Indonesia melalui keterangan resminya menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja konstruksi. Diketahui, pekerjaan tersebut merupakan proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih PAM Jaya.

Pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi warga Jakarta.

"Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku," kata PT Moya Indonesia dalam keterangan resminya yang diterima pada Jumat (10/7/2026).
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya