Pramono menambahkan, proyek normalisasi Kali Ciliwung merupakan program lama yang sempat terhenti. Dia berharap upaya normalisasi Sungai Ciliwung dapat mengurangi dampak banjir, khususnya di permukiman warga yang berada di dekat bantaran kali.
"Mudah-mudahan upaya ini dapat memperbesar kapasitas aliran sungai sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi seperti sebelumnya," sambungnya.
Dia menambahkan, proyek normalisasi tidak hanya menyasar Kali Ciliwung. Kali Krukut dan Kali Cakung Lama juga masuk dalam program normalisasi.
"Program ini tidak hanya dilanjutkan di Sungai Ciliwung, tetapi juga di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama. Mudah-mudahan seluruh manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jakarta pada tahun 2029," pungkasnya.
(Awaludin)