JAKARTA - Sebanyak 3 pekerja subkontraktor tewas saat melakukan pekerjaan saluran gorong-gorong di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Mereka diduga tewas akibat kekurangan oksigen ketika terpapar gas di dalam saluran.
“Kami sangat-sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pekerjaan konstruksi,” kata Komisaris Utama PT PAM Jaya (Perseroda) Prasetyo Edi Marsudi, Jumat (10/7/2026).
Setelah kejadian itu, PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia selaku pengembang untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Perseroan daerah itu juga menginstruksikan PT Moya untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Dia menyatakan, PAM Jaya akan melakukan tindakan tegas kepada PT Moya sesuai perjanjian dua korporasi. Selain itu, pihaknya juga tidak diam saja menerima laporan investigasi PT Moya.
“PAM Jaya akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, PT Moya Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja konstruksi. Diketahui pekerjaan tersebut merupakan proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih PAM Jaya.
Pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi warga Jakarta.
(Fahmi Firdaus )