IRAN - Serangan udara Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran kembali memakan korban jiwa. Media lokal melaporkan seorang anggota militer Iran tewas dalam serangan yang menyasar Pelabuhan Jask.
“Letnan Hamidreza Dehghani, dari angkatan laut angkatan bersenjata Republik Islam, gugur dalam serangan teroris kriminal tadi malam oleh Amerika Serikat di pelabuhan Jask,” kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melansir Al Jazeera, Minggu (12/7/2026).
Iran dan AS diketahui kembali saling melancarkan serangan. Komando Pusat AS menyatakan pasukannya telah menghantam 140 target militer Iran pada Sabtu. Secara keseluruhan, lebih dari 300 target telah diserang dalam tiga malam operasi militer.
Menurut Komando Pusat AS, operasi tersebut dilakukan untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang bebas melintasi selat tersebut.
Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan terjadinya ledakan di sejumlah kota pelabuhan. Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran mengklaim telah menghancurkan pusat komando dan kendali serta hanggar drone di Yordania, yang merupakan sekutu AS.
Iran juga mengklaim menargetkan situs radar milik AS di Kuwait, menyerang fasilitas pendukung dan pengisian bahan bakar kapal induk AS di Oman, serta menghancurkan pusat perawatan jet dan fasilitas komando di Qatar.
(Arief Setyadi )