Bom PD II di Biak Meledak Ternyata Gegara Digergaji 5 Warga

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 19:12 WIB
Ilustrasi ledakan bom (Foto: Ist/Okezone)
Share :

BIAK - Polisi mengungkap fakta baru terkait ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, yang menewaskan 9 orang beberapa waktu lalu. Polisi menyebut ledakan bom mortir tersebut diduga terjadi saat benda itu digergaji lima warga.

“Berdasarkan hasil analisis ilmiah, ledakan dipicu oleh aktivitas pemotongan mortir menggunakan gergaji besi,” kata Kabid Laboratorium Forensik Polda Papua, AKBP I Gede Suhartawan, Kamis (16/7/2026).

Gede Suhartawan menegaskan, TNT tidak akan meledak hanya karena dibakar. TNT memerlukan rangkaian pemicu untuk dapat meledak, yang dalam kasus ini aktif akibat panas dari proses pemotongan mortir.

“Gesekan antara mata gergaji dengan badan mortir menghasilkan panas yang mengenai fuse atau pemicu ledakan sehingga mengaktifkan booster dan akhirnya memicu detonasi terhadap muatan utama berupa TNT," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Tim Laboratorium Forensik juga mengidentifikasi titik pusat ledakan yang berada di kolong rumah milik salah seorang warga. Kawah akibat ledakan memiliki diameter sekitar 3,6 meter dengan kedalaman sekitar 80 sentimeter.

Tim juga mengamankan 111 barang bukti, di antaranya sampel material dari lokasi ledakan, 88 serpihan logam, mata gergaji besi, mata gerinda, mesin gerinda, proyektil logam, botol berisi serbuk yang diduga sisa bahan peledak, hingga pakaian milik korban.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya