Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 18 Juli 2026 00:10 WIB
Ctra udara Selat Bab el-Mandeb.
Share :

JAKARTA – Iran telah meminta kelompok Houthi Yaman untuk bersiap menutup Selat Bab el-Mandeb yang sangat penting di sisi barat Semenanjung Arab, jika Amerika Serikat (AS) menyerang pembangkit listrik Iran. Penutupan Selat Bab el-Mandeb akan semakin memperparah krisis dan membuat harga minyak dunia melonjak.

Kelompok Houthi yang didukung Iran telah menyelesaikan persiapan untuk mengerahkan rudal dan drone guna menyerang kapal-kapal di dekat Selat Bab el-Mandeb, gerbang penting menuju Laut Merah, kata sumber yang dekat dengan kelompok tersebut kepada Reuters.

Iran telah menyatakan bahwa Selat Hormuz, di sisi timur Semenanjung Arab, telah ditutup, dan telah menembaki beberapa kapal yang mencoba melewatinya.

Sumber-sumber menambahkan bahwa kepemimpinan Republik Islam baru-baru ini meminta Houthi untuk menutup selat antara Yaman dan Djibouti serta Eritrea di Tanduk Afrika jika AS menyerang infrastruktur listrik Teheran. AS telah menghantam lebih dari 2.000 target di sepanjang jaringan listrik milik negara Iran selama serangan sebelumnya—yang memberikan tekanan pada jaringan listrik negara tersebut, menurut media Arab.

Gangguan di Selat Bab el-Mandeb dapat memperburuk krisis energi global yang sudah dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Kelompok Houthi juga meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut, mengacaukan gencatan senjata selama empat tahun dengan menembakkan rudal ke Arab Saudi setelah menuduh mereka membom bandara yang berada di bawah kendali mereka pada Senin (13/7/2026).

Meskipun lebih banyak kapal melewati Selat Hormuz setiap tahunnya, sejumlah besar minyak Teluk telah dialihkan ke Laut Merah melalui pipa Saudi, dengan jalur air tersebut kini mengangkut sekitar 7% pasokan energi global.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya