Operasi Damai Cartenz di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Tewas

Awaludin, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2026 21:38 WIB
Operasi Damai Cartenz di Yahukimo (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua melaksanakan operasi penegakan hukum, terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue yang disebut dipimpin DPO Ronal Heluka di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIT.

Tim gabungan mendapat perlawanan saat operasi berlangsung sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum. Dalam operasi tersebut, tiga orang yang disebut sebagai anggota KKB tewas. Berdasarkan hasil identifikasi, ketiganya yakni Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage yang disebut merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil penyelidikan dan informasi intelijen terkait keberadaan kelompok bersenjata di kawasan Logpon, KM 4, Distrik Dekai.

"Berdasarkan hasil pendalaman, kelompok tersebut diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon sebagai lokasi aktivitas. Setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat," ujar Yusuf.

Dari lokasi operasi, petugas mengamankan tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua pisau panjang, satu unit handy talky (HT) Icom, satu peredam senjata, tujuh telepon genggam berbagai merek, serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata ini secara menyeluruh," kata Yusuf.

 

Ketiga jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dekai. Sementara seluruh barang bukti diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan.

Selain itu, petugas juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM untuk dimintai keterangan. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok bersenjata yang menjadi sasaran operasi.

Yusuf menambahkan, selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di Yahukimo, petugas juga telah mengamankan empat orang lainnya berinisial HH, KG, EH, dan AS yang disebut memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue. Seluruhnya kini menjalani proses hukum.

"Kami menegaskan bahwa penegakan hukum ini ditujukan kepada pelaku tindak pidana bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan petugas, bukan kepada masyarakat sipil. Seluruh tindakan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di Yahukimo dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, seluruh barang bukti yang diamankan akan menjadi bagian dari proses penyidikan guna mengungkap jaringan kelompok tersebut secara menyeluruh.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyatakan penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk menelusuri jaringan kelompok bersenjata beserta asal-usul persenjataannya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses penegakan hukum.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan balistik terhadap senjata api yang disita serta mendalami seluruh barang bukti untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata tersebut.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya