JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke merupakan penggagas proyek transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) di Ibu Kota. Bahkan, menurutnya Foke sebagai "mastermind" di balik proyek tersebut.
Hal itu diungkapkan Pramono saat menghadiri Milad ke-25 Forum Betawi Rempug (FBR) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Mulanya, Pramono mengatakan dirinya ingin melanjutkan program-program baik yang telah dirintis para gubernur DKI Jakarta terdahulu.
"Maka, apa yang saya lakukan sekarang ini, kalau saudara-saudara sekalian jalan ke Rasuna Said, semuanya sekarang sudah menjadi bersih. Itulah yang kami lakukan untuk Jakarta, menyelesaikan apa yang ditinggalkan oleh Bang Yos," tutur Pramono.
Selanjutnya, Pramono menyinggung Foke sebagai Gubernur DKI Jakarta yang merupakan tokoh Betawi. Ia mengungkapkan Foke merupakan penggagas proyek MRT karena telah memulai kesepakatan dengan Pemerintah Pusat untuk membangun proyek tersebut.
"Sebenarnya tanpa banyak orang tahu, beliaulah yang meninggalkan, membuat, dan menandatangani MRT Jakarta bersama dengan Menteri Keuangan pada waktu itu, Ibu Sri Mulyani. Ini orang banyak yang tidak tahu, sehingga dengan demikian, salah satu mastermind MRT itu adalah Bang Foke," tutur Pramono.
Pramono kemudian mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga meninggalkan program strategis berupa Jakarta International Stadium (JIS). Menurutnya, pada masa kepemimpinannya, fasilitas JIS terus dilengkapi.
"Apa yang saya lakukan? Saya menghubungkan Ancol dengan JIS, karena hanya perlu menyambung kurang lebih 350 meter. Sekarang Ancol dengan JIS sudah terhubung, sehingga siapa pun yang akan ke JIS untuk menonton Persija bertanding atau menonton konser, tidak perlu lagi parkir di area JIS. Anda bisa parkir di Ancol dengan tarif yang sama," katanya.
"Bahkan sekarang ini, di JIS sudah ada akses KRL. Penggemar Persija ini bukan hanya warga Jakarta, melainkan juga Jabodetabek, yang notabene adalah jamaah Kyai Lutfi tadi. Dengan demikian, urusan akses yang menyangkut Jakarta International Stadium kini sudah terselesaikan," imbuh Pramono.
Selanjutnya, Pramono menjelaskan pihaknya juga menata proyek yang ditinggalkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, yakni Rumah Sakit Sumber Waras yang belum rampung akibat persoalan hukum.
"Alhamdulillah, sekarang ini Rumah Sakit Sumber Waras sudah sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah DKI Jakarta, dan kami akan segera membangun rumah sakit ini dalam waktu dekat," ujar Pramono.
(Arief Setyadi )