Gempa Dahsyat M7,4 di Kolombia Jadi Pelajaran Penting bagi Indonesia, Ini Catatan Sejarahnya

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 11 Agustus 2026 11:03 WIB
Gempa Kolombia (Foto: EPA/BBC)
Share :

Pada kedalaman menengah sekitar 110 km tersebut, slab litosfer samudra yang kaku, padat, dan relatif dingin mengalami gaya tarikan gravitasi ke bawah (slab pull) sekaligus tekukan yang ekstrem akibat mencoba menembus lapisan mantel bumi yang lebih panas dan kental.

Daryono juga menjelaskan, tekanan mekanis dan akumulasi regangan rezim gaya tarikan yang masif di dalam tubuh lempeng tersebut pada akhirnya melampaui batas elastisitas batuan, memicu terjadinya patahan atau deformasi internal secara tiba-tiba dengan mekanisme sumber sesar normal (normal faulting) dengan komponen geser (oblique-normal faulting).

Karakteristik pola mekanisme sumber ini sangat konsisten dengan rezim tegangan ekstensional (down-dip tension) yang lazim ditemukan pada peristiwa gempa intraslab akibat gaya tarik gravitasi lempeng penunjam (slab pull).

Deformasi internal yang merobek bagian dalam lempeng penunjam inilah yang kemudian melepaskan gelombang seismik berfrekuensi tinggi, memancarkan guncangan tanah merusak yang merambat sangat efisien hingga menghantam infrastruktur di permukaan.

"Energi seismik yang dilepaskan merambat melalui slab litosfer tersubduksi yang bersifat kaku, padat, dan relatif dingin. Kondisi material ini menghasilkan tingkat atenuasi gelombang yang sangat rendah, sehingga transmisi energi berfrekuensi tinggi tersebar berlangsung secara efisien," katanya.

Efisiensi perambatan gelombang tersebut menyebabkan guncangan tanah yang dihasilkan di permukaan cenderung jauh lebih kuat dan destruktif dibandingkan gempa interplate dengan magnitudo setara. Selain itu, posisi hiposenter di kedalaman menengah memberikan ruang jangkauan pancaran gelombang seismik dengan sudut cakupan yang luas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya