“Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi dan spare partnya,” sambungnya.
Pemeriksaan dilakukan di tiga ruangan, yakni ruang eks ketua pengurus yayasan, ruang sekretaris, serta ruang sarana-prasarana yayasan.
Sebelumnya, polisi mengungkap identitas pemilik ratusan benda berbentuk senjata tersebut. Pemiliknya disebut merupakan pria berinisial DS yang diketahui menjabat sebagai direktur PT Lokta Karya Perbakin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penelusuran identitas menunjukkan DS merupakan direktur perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan impor senjata angin maupun airsoft gun.
“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Budi, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Namun, Budi belum merinci identitas pria berinisial DS tersebut. Dia menyebut DS telah meninggal dunia pada 2020.
“Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” ujar Budi.
(Awaludin)