Korban Tewas Akibat Gempa Dahsyat NTT Jadi 5 Orang, Istana Sampaikan Belasungkawa

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Sabtu 15 Agustus 2026 13:28 WIB
Mensesneg, Prasetyo Hadi/Okezone
Share :

JAKARTA – Korban tewas akibat gempa besar M7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah lima orang. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.

“Pertama-tama tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut,” kata Mensesneg, Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Negara, Sabtu (15/8/2026).

Pras--panggilan akrabnya-- menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya gempa di NTT, pihaknya sudah melapor ke Presiden Prabowo Subianto dan berkoordinasi dengan jajaran terkait.

“Kami tadi pagi juga sudah melapor kepada Bapak Presiden, dan kami berkoordinasi dengan Menteri, Menko PMK, kemudian kami juga tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, kemudian dengan Kepala BMKG,” ujar dia.

Dia menegaskan, pemerintah pusat, daerah dan lembaga terkait melakukan langkah-langkah mitigasi, tanggap darurat secara cepat.

“Tadi pagi sudah sempat berkomunikasi langsung dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk sekali lagi kita semua, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait,”ujarnya.

“Termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,” lanjutnya.

 

Pras menambahkan, saat ini seluruh pihak masih fokus pada mitigasi penyelamatan korban gempa besar tersebut.

“Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani dan langsung dipikirkan untuk penanganan-penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati, kami juga tadi sudah diskusikan,” imbuhnya.

“Mungkin tadi Bapak Gubernur juga melaporkan telah berkoordinasi dengan kepala daerah-kepala daerah dari kurang lebih empat-lima kabupaten yang terdampak,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya