"Tentunya juga butuh proses panjang mulai dari tingkat seleksi kabupaten, provinsi, dan akhirnya sampai tingkat pusat," kata Ismi.
Ismi bercerita sempat merasa grogi saat harus tampil di hadapan Presiden, namun kini dia merasa lega karena telah melalui segala proses dengan baik hingga tampil dengan sukses. "Tentunya terharu karena sudah selesai menuntaskan tugas negara," imbuhnya.
Pencapaian Ismi bisa menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk meraih prestasi. Dia membuktikan bahwa siswa Sekolah Rakyat mampu bersaing bahkan hingga tingkat nasional.
"Tentunya teman-teman Sekolah Rakyat jangan pernah putus asa, jangan mudah menyerah, karena semua pasti ada jalannya," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)